TERJEMAH     TANPA TERJEMAH


Niat Shalat Lima Waktu

Niat Shalat Dhuhur

اُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً (مَأْمُوْمًا اِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَالٰى



Aku niat shalat fardlu Dhuhur empat rakaat dengan menghadap kiblat (sebagai makmum/imam) karena Allah Ta’ala

Niat Shalat Ashar

اُصَلِّى فَرْضَ الْعَصْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً (مَأْمُوْمًا اِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَالٰى

Aku niat shalat fardlu Ashar  empat rakaat dengan menghadap kiblat (sebagai makmum/imam) karena Allah Ta’ala

Niat Shalat Maghrib

اُصَلِّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً (مَأْمُوْمًا اِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَالٰى


Aku niat shalat fardlu Maghrib tiga  rakaat dengan menghadap kiblat (sebagai makmum/imam) karena Allah Ta’ala


Niat Shalat Isya’

اُصَلِّى فَرْضَ الْعِشَاءِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً (مَأْمُوْمًا اِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَالٰى


Aku niat shalat fardlu Isya’ empat rakaat dengan menghadap kiblat (sebagai makmum/imam) karena Allah Ta’ala


Niat Shalat Shubuh

اُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً (مَأْمُوْمًا اِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَالٰى


Aku niat shalat fardlu Maghrib dua rakaat dengan menghadap kiblat (sebagai makmum/imam) karena Allah Ta’ala


Doa Iftitah

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا. إِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِى فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ. حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. إِنَّ صَلَاتِى وَنُسُكِى وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِى لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لَا شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَالِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ


Allah benar-benar Maha Besar. Segala puji bagi Allah. Maha Suci Allah (saat) pagi maupun sore hari. Sesungguhnya aku menghadapkan wajah(diri)ku pada Dzat yang menciptakan langit dan bumi. Dengan sepenuh hati dan pasrah, dan aku bukanlah termasuk orang-orang musrik (mensekutukan Allah). Sesungguhkan shalatku, ibadahku, hidup, dan matiku (adalah) untuk Allah Tuhan sekalian alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Demikian aku diperintah dan aku termasuk orang-orang yang berserah (Islam)


Surat Fatihah

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحمَٰنِ ٱلرَّحِيم، 

ٱلحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، 

ٱلرَّحمَٰنِ ٱلرَّحِيم، 

مَٰلِكِ يَوْمِ ٱلدِّينِ، 

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ، 

ٱهْدِنَا ٱلصِّرَاطَ ٱلمُسْتَقِيمَ،  

صِرَاطَ ٱلَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ ٱلمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا ٱلضَّآلِّينَ.

رَبِّ اغْفِرْلِى وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ آمِين


1.       Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
2.       Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam
3.       Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
4.       Penguasa di Hari Pembalasan.
5.       Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan
6.       Tunjukilah kami jalan yang lurus,
7.       (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
Tuhanku, ampunilah aku, kedua orang tuaku, dan orang-orang yang beriman. Aamiiin


Surat Al-Ikhlas (contoh surat yang dibaca setelah Fatihah)

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحمَٰنِ ٱلرَّحِيم،

قُلْ هُوَ ٱللّٰهُ أَحَدٌ، ٱللّٰهُ ٱلصَّمَدُ، لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلدْ، وَلَمْ يَكُنْ لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌ 

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

1.       Katakanlah: "Dialah Allah, Yang Maha Esa.

2.       Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

3.       Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,

4.       dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia"

Ruku’

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ (×٣)

Maha suci Tuhanku yang Maha Agung dan dengan memuji (kepada)Nya

I’tidal

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ. رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءُ السَّمَوَاتِ وَمِلْءُ الْأَرْضِ وَمِلْءُ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْئٍ بَعْدُ

Allah mendengar orang yang memujinya

Wahai Tuhan kami, bagimu segala puji yang memenuhi langit, memenuhi bumi, dan memenuhi segala yang Engkau kehendaki


Sujud

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ (×٣)

Maha suci Tuhankku yang Maha Tinggi dan dengan memuji (kepada)Nya

Duduk di antara dua sujud

رَبِّ اغْفِرْلِى وَارْحَمْنِى وَاجْبُرْنِى وَارْفَعْنِى وَارْزُقْنِى وَاهْدِنِى وَعَافِنِى وَاعْفُ عَنِّى


Tuhanku, semoga Engkau mengampuni aku, mengasihi aku, menutup (kekurangan)ku, mengangkat (derajat)ku, memberi rizki kepadaku, memberi petunjuk kepadaku, memberi kesehatan kepadaku, dan memberi ampunan kepadaku

Tahiyyat (Tasyahud)

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلّهِ

السَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ

أَشْهَدُ أَنْ لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ

وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمِّدًا رَسُوْلُ اللهِ

اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ

وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ

فِى الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

اللّٰهُمَّ إِنِّى أَعُوْذُبِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

Segala penghormatan, barakah, segala rahmat (salawat) dan segala hal baik (semua) milik Allah.
Keselamatan untukmu wahai Nabi, demikian juga rahmat Allah dan barakah-Nya.
Keselamatan untuk kami dan untuk hamba-hamba Allah yang shaleh
Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah
Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad utusan Allah
Ya Allah semoga rahmat tetap (tercurah) kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana Engkau mencurahkan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Dan semoga Engkau memberikan keberkahan kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana Engkau memberikan keberkahan kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim.
Sesungguhnya Engkau Dzat yang Maha Terpuji dan Maha Mulia
Ya Allah, sesungguhkan aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur dan siska neraka, dan dari fitnah (tipuan) kehidupan dan kematian, serta dari fitnah (tipuan) Dajjal sang pendusta

Untuk tasyahud/tahiyyat awal bacaan tahiyyah cukup sampai

  اللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Salam

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ (×٢)


Semoga keselamatan (terlimpah) kepada kalian dan (demikian juga) rahmat Allah

Do’a Qunut

اللّٰهُمَّ اهْدِنِى فِيْمَنْ هَدَيْتَ,

وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ,

وَتَوَلَّنِى فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ,

وَبَارِكْ لِى فِيْمَا أَعْطَيْتَ,

وَقِنِى بِرَحْمَتِكَ شَرَّمَاقَضَيْتَ,

فَإِنَّكَ تَقْضِى وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ,

وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ,

وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ,

 تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ,

فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَاقَضَيْتَ,

أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ,

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ ­نِ النَّبِيِّ الْاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارَكَ وَسَلَّمَ.

Ya Allah, semoga Engkau memberi petunjuk kepadaku (sebagaimana) kepada orang-orang yang telah Engku beri petunjuk

Semoga Engkau memberi kesehatan kepadaku (sebagaimana) orang-orang yang telah Engkau beri kesehatan
Semoga Engkau memberi kekuatan bagiku (sebagaimana) bagi orang-orang yang telah Engkau beri kekuatan
Semoga Engkau memberi keberkahan bagiku atas segala yang Engkau anugerahkan
Semoga Engkau menjagaku dengan rahmat-Mu dari keburukan apa yang telah Engkau tetapkan
Sesungguhnya Engkau Maha Menetapkan dan tidak ada (orang yang membuat) ketetapan atas-Mu
Sesungguhnya tidak ada hina orang yang Engkau anugerahi kekuatan
Dan tdak akan mulia orang yang Engkau musuhi
Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Luhur Engkau
Segala puji untuk-Mu atas segala hal yang Engkau tetapkan
 
Aku mohon ampun kepada-Mu dan bertaubat kepada-Mu
Semoga Allah memberi rahmat, keberkahan, dan keselamatan kepada Nabi Muhammad, Nabi yang Ummi, (juga) kepada keluarga, dan sahabaat-sahabat-Nya